//
you're reading...
Renungan

✎ Jika hari Ultahku adalah hari Kematianku

Oleh : Novie An-Nuril Khiyar

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Kau tak lagi bisa menemuiku di setiap ruang,

Kau tak lagi bisa mendengar suaraku dan

Kau tak lagi bisa menyentuhku.

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Semua harapan,

Impian,

Dan keinginan,

Hanya tinggal kenangan.

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Orang tua,

Saudara

Dan sahabat hanya patung bagiku,

Yang tak bisa menemaniku dalam duniaku sendiri.

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Tak ada lagi senyuman,

Tangisan,

Dan canda tawa yang bisa ku lakukan ditengah-tengah kehidupan nyataku.

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Mereka yang kusayang dan

Mereka yang menyayangiku telah terpisah denganku oleh dinding dunia Tuhan.

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Buatmu Ibu,

Kumohon, ikhlaskan kepergianku,

Ikhlaskan pengorbananmu selama ini untukku,

Saat kau mengandungku, melahirkanku, dan merawatku hingga jasad ini tak bisa lagi kau lihat.

Dan ampuni segala dosaku,

Dosa saat aku pernah membohongimu, menyalahkanmu dan terkadang aku sempat berkata kasar padamu.

Ku tahu, itu semua kesalahan,

Maka dari itu Ibu, ku minta maafmu sebagai penghantar saat aku akan bertemu dengan Tuhan.

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Buatmu Ayah,

Kumohon, ikhlaskan kepergianku,

Ikhlaskan setiap rezeki yang pernah kutelan dari usahamu dan

Ikhlaskan setiap jasamu yang mendukungku untuk melangkah mencapai cita.

Dan ampuni segala dosaku,

Dosa saat aku berkata kasar,

Saat aku tak pernah mau mengalah,

Dan saat aku menuntut materi yang mungkin terlalu berlebihan padamu.

Aku tau itu adalah kesalahan,

Maka dari itu Ayah,

Izinkan aku meminta maafmu sebagai penghantar saat aku akan bertemu Sang Pencipta.

 

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Buatmu saudara-saudaraku,

Maafkan kesalahanku,

Aku yakin setiap perkataan dan perbuatanku selama ini,

Pernah membuatmu luka.

Maka dari itu maafkan aku.

 

Jika hari ultahku adalah hari kematianku,

Buat kalian yang pernah mengenalku,

Walau kita jarang bertemu, jarang berbicara dan jarang bertatap mata,

Kemungkinan dosaku telah terukir dalam perkenalan sesingkat itu.

Walaupun kita hanya bertemu lewat dunia maya,

Tak kupungkiri dosa dan kesalahanku pasti pernah hadir dihidupmu.

Maka dari itu teman,

Hanya maaf yang aku butuhkan dari kalian.

 

Kematian memang takdir Tuhan,

Tak ada manusia yang tau akan takdir itu.

Tapi jelas terlihat,

Hari ultah adalah pertanda berkurangnya usia.

Dan jika hari ultahku  adalah hari kematianku,

Buat Sang Pencipta,

Ku mohon, katakan pada Malaikat Mu,

Aku sudah siap berdiri disampingnya dan berjalan menujuMu, Insya Allah.

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kategori

follow

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: