//
you're reading...
Cerpen

✎ Dunia Yang Tak Terbeli

‎​Seperti biasa Adi, Pimpinan sebuah perusahaan di Jkt, tiba di rumahnya jam 9 malam.

Tdk seperti biasanya, Ana, umur 9 th, membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sdh menunggu cukup lama.

“Kok, blm tidur?” sapa Adi sambil menciumnya.

Biasanya Ana sdh lelap saat ia pulang & baru bangun ketika ia akan berangkat ke kantor

“Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”

“Ok. Kamu hitung sendiri yah. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam & dibayar Rp.400rb, tiap bln rata2, 22 hari kerja, kadang Sabtu masih lembur. Berapa gaji Papa hayo?”

“Kalo 1 hari Papa dibayar Rp.400rb u/ 10 jam, berarti 1 jam Papa digaji Rp.40rb dong” katanya

“Wah, pinter kamu. Sekarang cuci kaki, tidur” perintah Adi

Ana kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam Rp.5rb gak?”

“Sdh, gak usah macem2. Buat apa minta uang malem2 gini? Tidurlah.”

“Tapi Papa…” Kesabaran Adi pun habis

“Papa bilang tidur!” hardiknya

Ana pun lari menuju kamarnya sedih.

Usai mandi, Adi menyesali hardiknya, menengok Ana di kamar tidurnya sedang terisak sambil memegang Rp.15rb. Sambil mengelus kepala Ana, Adi berkata, “Maafin Papa yah, Papa sayang sama Ana. Tapi buat apa sih minta uang malem2 gini?

“Papa, aku gak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalo sdh menabung lagi dari uang jajan seminggu ini”

“lya, iya, tapi buat apa?” tanya Adi lembut

“Aku nunggu Papa dari jam 8 mau ajak Papa main ular tangga. 30 menit aja. Mama sering bilang waktu Papa itu amat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15rb krn Papa 1 jam dibayar Rp.40rb maka 1/2 jam aku harus ganti Rp.20rb. Duit tabunganku kurang Rp.5rb, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata Ana polos

 

http://www.cerita.indah.web.id/2010/11/dunia-yang-tak-terbeli.html

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kategori

follow

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: